URGENSI PENANAMAN HAYA’ PADA ANAK DI RUMAH

Zainuddin Zainuddin

Abstract


Refleksi kondisi perkembangan anak pada era sekarang membutuhkan tingkat pengawasan yang lebih dari orang tua sebagai penentu awal perkembangan kepribadian anak yang baik. Krisis moral pada anak sudah menjadi menu informasi yang sangat menghawatirkan dalam fase perkembanganya. Oleh karena itu, analisis karakter anak menjadi penting. Analisis karakter anak yang disesuaikan dengan perkembangannya mempunyai tujuan untuk membentuk pribadi anak yang unggul dan mempunyai karakter yang baik sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak pada masanya. Pembentukan karakter malu pada anak di lingkungan keluarga sejak dini mempunyai peran utuh dalam perkembangan emosional anak dan mampu menumbuhkan kesadaran serta menanamkan nilai-nilai positif (nilai ke-Tuhanan dan nilai sisi asas kemanusiaan). Pribadi anak yang ideal dan baik merupakan gambaran proses yang baik dalam pendidikan keluarga karena peran keluarga dalam pendidikan merupakan pendidikan yang paling awal dan utama, lingkungan sekolah dan masyarakat melalui penguatan pendidikan agama sedini mungkin, modeling power, pemberian reward and punishment dan mewujudkan pembiasaan prilaku positif sesuai nilai-nilai agama dan sosial.

Refleksi kondisi perkembangan anak pada era sekarang membutuhkan tingkat pengawasan yang lebih dari orang tua sebagai penentu awal perkembangan kepribadian anak yang baik. Krisis moral pada anak sudah menjadi menu informasi yang sangat menghawatirkan dalam fase perkembanganya. Oleh karena itu, analisis karakter anak menjadi penting. Analisis karakter anak yang disesuaikan dengan perkembangannya mempunyai tujuan untuk membentuk pribadi anak yang unggul dan mempunyai karakter yang baik sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak pada masanya. Pembentukan karakter malu pada anak di lingkungan keluarga sejak dini mempunyai peran utuh dalam perkembangan emosional anak dan mampu menumbuhkan kesadaran serta menanamkan nilai-nilai positif (nilai ke-Tuhanan dan nilai sisi asas kemanusiaan). Pribadi anak yang ideal dan baik merupakan gambaran proses yang baik dalam pendidikan keluarga karena peran keluarga dalam pendidikan merupakan pendidikan yang paling awal dan utama, lingkungan sekolah dan masyarakat melalui penguatan pendidikan agama sedini mungkin, modeling powerpemberian reward and punishment dan mewujudkan pembiasaan prilaku positif sesuai nilai-nilai agama dan sosial. 


Keywords


al-Haya’, Pendidikan Keluarga

References


Abul Fadal, Jamaluddin Muhammad bin Makram bin Manzur al-Afriqi al-Misri, Lisan al-Arab, Beirut : Daru Sadir, jilid 11. 1990.

Andayani, Tri Rejeki. "Model Pembelajaran Nilai Kejujuran Melalui Budaya Malu Pada Anak Usia Sekolah Dasar (Suatu Alternatif Pendidikan Karakter)." Model Pembelajaran Nilai Kejujuran Melalui Budaya Malu Pada Anak Usia Sekolah Dasar (Suatu Alternatif Pendidikan Karakter) (2012).

Elfiky, Ibrahim. Terapi Berpikir Positif: Biarkan Mukjizat dalam Diri Anda Melesat Agar Hidup Lebih Sukses dan Bahagia. Jakarta: Zaman, 2011.

Faizi Mastur. Tiru Cara-cara Ampuh Mendidik Anak ala Pendidikan Orang Hebat. Yogyakarta: FlashBooks, 2012

Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta: Rajawali Press, 2010.

Papalia, E. Diane dkk. Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.

Riyadh Sa’ad. Mendidik Anak Cinta Al-Qur’an. Tips Praktis Menjadikan Anak Cinta Al-Quran. Jakarta: Khatulistiwa Press, 2010.

Sindiwiryo. Ensiklopedia al-Qur’an Kajian Kosakata dan Tafsirnya. Jakarta: Intermasa, 1997.

Somantri, Sutjihati. Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama, 1997.

Sutoyo Anwar. Bimbingan & Konseling Islam. Yogyakarta: Pustaka Belajar Anggota IKAPI, 2014.

Willis, S. Sofyan. Family Counselling, Suatu Upaya Membantu Anggota Keluarga Memecahkan Masalah Komunikasi di dalam Sistem Keluarga. Bandung: Alfabeta, 2011.

Wong, Donna L. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Volume I. Jakarta : EGC. 2009.


Full Text: PDF

DOI: 10.28944/reflektika.v12i2.133

Refbacks

  • There are currently no refbacks.