Inovasi Pengelolaan Zakat di Era Digital (Studi Akses Digital Dalam Pengumpulan Zakat)

Holilur Rahman

Abstract


The potential for zakat collection in Indonesia is always growing, but it is unproportional to the results of the collection. The objective conditions of COVID-19 which force people to indirect interaction have an effect on changes in the lifestyle of the digitalist society. This is used as the basis for the amil zakat institution to continue to improvise zakat collection. The strategy carried out by amil zakat institutions, especially the National Amil Zakat Agency, is by utilizing digital platforms with various innovations in collaboration with fundraising partners. The purpose of this study was to determine the innovations of the amil zakat institution on optimizing zakat collection in the digital era. This research method uses a type of qualitative research that is descriptive analytical. The results show that innovations of digital zakat collection by facilitating muzakki in paying zakat can increase zakat collection optimally.

 

Potensi pengumpulan zakat di Indonesia senantiasa berkembang, namun tidak berbanding lurus dengan hasil pengumpulannya. Kondisi objektif covid-19 yang memaksa masyarakat tidak berinteraksi langsung berefek terhadap perubahan gaya hidup masyarakat yang digitalis. Hal tersebut dijadikan landasan bagi institusi amil zakat untuk terus melakukan inovasi pengumpulan zakat. Strategi yang dilakukan institusi amil zakat khususnya Badan Amil Zakat Nasional dengan memanfaatkan platform digital dengan berbagai inovasi yang berkolaborasi dengan mitra fundraising. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui inovasi institusi amil zakat dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat di era digital. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Adapun hasilnya menunjukkan bahwa inovasi pengumpulan zakat digital dengan mempermudah muzakki dalam menunaikan zakat dapat meningkatkan pengumpulan zakat secara optimal.


Keywords


innovations, digital era, zakat collection

References


Ade, Nur Rohim. “Optimalisasi Penghimpunan Zakat Melalui Digital Fundraising”. Al- Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi. 4.Vol. 1. 2019.

al-Sha>tibi>, Abu> Ish}a>q. al-Muwa>faqa>t fi> Us}u>l al-Shari>‘ah. vol. 2. Cairo: al-Maktabah al-Tija>ni>yah al-Kubra>, 1975

Bahrom. Hasan & EzaniYaaqub. Pengurusan Zakat Semasa. Shah Alam: UPENA UiTM, 2006.

BAZNAS, Arsitektur Zakat Indonesia. Jakarta: Pusat Kajian Strategis BAZNAS, 2017.

Djazuli, A. Kaidah-Kaidah Fiqh, cet. 3. Jakarta: Kencana 2010.

el-Ashker Ahmed, Abdel Fattah and M. Sirajul Haq (Eds). Intitutional Framework of Zakah: Dimension and Aplications. Jeddah: IRTI-IDB, 1995.

Fauzia, Amelia. “Religius Giving di Indonesia: Studi Kasus Filantropi Islam”, DIALOG , No. 69, 2010.

Imtiazi, I.a .et al. (eds). Management of Zakah in Modern Muslim Society. Jeddah: IRTI-IDB, 1989.

Ismartono, “Filantropi dalam Dunai Kristen” dalam Idris Thaha, (ed.) Berderma Untuk Semua, Praktik dan Wacana Filantropi Islam. Jakarta: Teraju 2003.

Isvadiary¸ Rika.“Penerapan Obligatory System Dalam Pengelolaan Zakat Di Indonesia”, Jurnal Syari‘ah LKIHI, Edisi II. 2010.

Juegensmeyer, Mark dan Darrin McMahon. Philantropy in the World’s Traditions. Bloomington: Indoana University Press, 1998.

Landesman, Alter F. Jewish Social Work Today Religion and Social Work. New York: The Institut for Religious and Social Studies, 1956.

Mubarok, Abdulloh dan Baihaqi Fanani. “Penghimpunan Dana Zakat Nasional: Potensi, Realisasi dan Peran Penting Organisasi Pengelola Zakat”, PERMANA – Vol . V No.2, 2014.

PEBS-FEUI. Indonesia Shari’ah Economic Outlook (ISEO). Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI, 2011.

Qoh}f, Mundhir. “Tah}s}i>l wa Tawzi>‘ al Zaka>h Tajrubah al Mamlakah al ‘Arabiyah al Su‘u>diyah” dalam al Mawa>d al ‘Ilmi>yah li Barna>mij al Tadri>b ‘Ala> Tat}biq al Zaka>h fi> al Mujtama‘ al Isla>mi> al Mu‘a>s}ir. Jedah: al Bank al Isla>mi> li al Tanmi>yah, 1983

Qut}b, Sayyid. al ‘Ada>lah al Ijtima>‘i>yah fi> al Isla>m. Cet. VI. Bayru>t: Da>r al Shuru>q, 1979.

Rahman, Holilur. Regulasi Zakat: Studi Kewenangan Amil Zakat Di Indonesia. Tangerang Selatan: Yasmi, 2018.

Rais, M. Amin. Tauhid Sosial Formula Menggempur Kesenjangan. Bandung: Mizan, 1998.

Rohim, Ade Nur. “Optimalisasi Penghimpunan Zakat Melalui Digital”. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, Vol. 4, No. 1, 2019.

Sadeq, Abu al-Hasan. A Survey of the Intitutional Of Zakah: Issues, Theories and Administration. Jeddah: IRTI-IDB, 1994.

Saefuddin, AM. Membumikan Ekonomi Islam. Jakarta: PT. PPA Consultants, 2011.

Salama, Abidin Ahmad. Obligatory vs Nonobligatory Zakah System, Institusional Framework of Zakah: Dimension and Applications. Jeddah: Islamic Research and Training Institute of Islamic Development Bank, 1990.

Sector, Independent Giving and Volunteering un the United States. Washington D.C.: Independent Sector, 2001.

Tarimin, Mujani. Tanggungjawab Amil dalam Konteks Kontemporari, Kertas Kerja 10, Zakat Menuju Pengurusan Profesional. Kualalumpur: Utusan Publications & Distributor, 2005.

Wibisono, Yusuf. Mengelola Zakat di Indonesia: Diskursus Pengelolaan Zakat dari Rezim Undang-Undang Nomor 38 tahun 1999 ke Rezim Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011. Jakarta: Prenadamedia Group, 2015.

https://baznas.go.id.

https://cafonline.org

https://www.idntimes.com


Full Text: PDF

DOI: 10.28944/dirosat.v6i2.412

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.